SURABAYA – Tim dosen Prodi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Jagad Alimussirry Jl. Jetis Kulon VI No. 16 A Wonokromo, Surabaya (6-7 Agustus 2024) lalu.
Hal ini dijelaskan Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakt (PKM) Ma’rifatun Nashikhah, S.Pd, M.Pd. Selain dirinya juga ada anggota tim lain yaitu Drs. Ec. Mein Kharnolis, M.SM, Dr. Sn. Inty Nahari, S.Pd, M.Ds, dan Dr. Deny Arifiana, S.Pd, MA. Tim PKM Prodi S1 Tata Busana Unesa tersebut melaksanakan kegiatan atas dasar perlunya pembekalan keterampilan santri khususnya batik dengan bahan ramah lingkungan sebagai bekal kemandirian ketika lulus nanti.
![]() |
Tim PKM dosen prodi S1 Tata Busana Unesa ketika pendampingan santri proses membatik |
Keterampilan batik ini selain ramah lingkungan, juga sebagai nilai tambah santri diluar pendidikan formal dan keagamaan karena bisa dikembangkan sebagai wirausaha batik cap di masa depan.
Dijelaskan Ma’rifatun Nashikhah, berdasarkan tantangan santri tersebut Tim PKM Prodi S1 Tata Busana Unesa melatih sekaligus memberi edukasi santri Pondok Pesantren Jagad Alimussirry batik cap dengan bahan ramah lingkungan agar santri memiliki nilai plus ketrampilan di dunia global.
![]() |
Santri bersama Tim PKM dosen prodi S1 Tata Busana Unesa menunjukkan hasil batik |
Tujuan PKM ini pertama menambah keterampilan santri dalam membuat karya melalui pelatihan batik cap dengan pewarnaan alami. Kedua memberikan edukasi santri bahan alami yang ramah lingkungan. Ketiga, memotivasi peserta untuk aktif dan kreatif serta menjadikan hasil pelatihan sebagai alternatif berwirausaha.
Setelah pelatihan, kata Ma’rifatun Nashikhah santri merasakan manfaatnya. Hasil yang didapat dalam pelatihan batik cap dengan pewarna alami mendapatkan dampak yang baik bagi peserta pelatihan. Diharapkan kegiatan selanjutnya harus lebih baik lagi dan banyak lagi masyarakat yang diberdayakan, tidak terbatas hanya pada santri pondok pesantren lingkungan Unesa Ketintang. (rilis: ma’rifatun nashikhah/*)
0 Komentar