MALANG- Peran guru sangat luas. Selain mengajar dan menyampaikan pengetahuan kepada siswa, guru juga bertanggung jawab dalam membimbing siswa untuk berperilaku positif dan berakhlak mulia. Berdasarkan hal ini, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung, Unjang Tajul Aripin, S.Hi, M.Pd, mengembangkan program bertajuk Sapa Pagi.
![]() |
Ustadz Unjang ketika menyapa siswanya menyambut pagi menata masa depan |
Program ini, kata ustadz Unjang untuk mengembangkan perilaku baik siswa Smamuda -singkatan SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung- dengan berbagai pendekatan dan pengulangan tindakan positif secara konsisten. Bahwa identitas siswa dibentuk tindakan-tindakan yang dilakukan berulang-ulang. Dengan demikian, keunggulan bukanlah hasil dari tindakan sekali-sekali, tetapi akibat dari kebiasaan yang diterapkan secara berulang.
![]() |
Guru Smamuda mendapatkan jadwal untuk menyambut siswa setiap paginya |
Tindakan positif yang dilakukan konsisten dan berulang-ulang, kata ustadz Unjang akan menjadi norma yang memegang peranan penting dalam membentuk karakter individu. Nah di lingkungan sekolah, pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui penanaman kebiasaan-kebiasaan positif sehingga siswa dapat mengadopsi nilai-nilai tersebut ke dalam kepribadian mereka, dan akhirnya dapat berperilaku dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut lebih khusus lagi mengacu kepada Al Islam dan As Sunnah. (humas smamuda/hamim)
0 Komentar